Tuntunan Berhias Bagi Muslimah

Banyak yang mengatakan berhias bagi wanita adalah kodrat. Hampir tak diketemukan wanita yang tak bisa berhias. Wanita akan tampil minimal tidak mengecewakan bagi siapa yang memandangnya. Bagi muslimah, ada rules, ada aturan. Muslimah memiliki kehormatan, namun bukan berarti tak berhias. Makanya perlu diketahui, tuntunan berhias bagi muslimah.

“Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan.” Hadis lain yang diriwayatkan oleh Hakim, Rasul saw bersabda, “Kalian akan mendatangi saudara-saudara kalian. Karenanya perbaikilah kendaraan kalian, dan pakailah pakaian yang bagus sehingga kalian menjadi seperti tahi lalat di tengah-tengah umat manusia. Sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang buruk.”

Hadis tadi menyiratkan kepada muslimah agar tidak menutup diri dalam persoalan berhias, namun perlu tuntunan dan petunjuk. Berhias jalan, kehormatan muslimah oke… lalu, bagaimana tuntunan berhias bagi muslimah agar tampil menarik? simak yah… (baca: makna cantik menurut Nabi saw)

Pertama, dalam berhias, muslimah harus menyadari bahwa kebersihan badan adalah kuncinya. Bagaimanapun kecantikan seorang wanita, tapi tidak kelihatan bersih, maka runtuhlah semua hiasan yang ada.

Cara membersihkan diri paling mudah, adalah mandi. Mandi dapat menghilangkan kotoran sehingga menjauhkan seorang muslimah dari penyakit dan menjaga agar badannya tidak bau. Sehingga ia pun akan menjadi dekat dengan orang-orang di sekitarnya.

Kebersihan luar badan juga tidak hanya meliputi kulit saja, tapi bagian lain seperti kuku. Olehnya itu, kebersihan kuku wajib agar tidak kelihatan panjang atau kotor. Kuku yang panjang akan tampak buruk dipandang, menyebabkan menumpuknya kotoran di bawah kuku dan mengurangi kegesitan pemiliknya dalam bekerja.

Kedua, jaga aroma nafas terutama dari mulut dan hidung. Wanita muslimah hendaknya selalu menjaga kebersihan mulutnya dengan cara membersihkan giginya dengan siwak atau sikat gigi dan alat pembersih lain jika tidak ada siwak. “Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku akan memerintahkan kepada mereka untuk bersiwak setiap kali akan shalat.” Sabda nabi saw.

Ketiga, Perbaikilah penampilan. Hendaklah seorang muslimah memperbaiki penampilannya untuk menampakkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya. “Sesungguhnya Allah senang melihat tanda nikmat yang diberikan kepada hamba-hambaNya.” Sabda Nabi saw.

Sumber gambar: detik.com

Sumber gambar: detik.com

Penampilan yang dimaksud di sini, adalah akhlak. Berjalan layak, berbicara berakhlak, senyum berakhlak, yang pangkal kesemuanya ada pada niat. Perbaiki niat, maka muslimah akan bergerak dengan akhlak baik sesuai niatnya.

Sahabat muslimah, tuntunan berhias yang saya sebutkan dikecualikan buat suami yah… karena untuk suami, maka berhiaslah tanpa memiliki batasan. Beda dengan yang bukan suami. Berhias secara umum dibolehkan tetapi dengan batasan tidak menampakkan aurat dan boleh menampakkan perhiasan yang melekat pada selain aurat.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.