Tugce Albayrak; Muslimah Jerman Wafat dengan 1.500 Pelayat

Tugce Albayrak, 23, bukanlah seorang artis maupun tokoh terkenal. Namun, pemakamannya pada Rabu (3/12) dihadiri lebih dari 1.500 pelayat. Baik itu orang biasa maupun pejabat. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada gadis muslimah yang pemberani tersebut.

Sebelum dimakamkan, Albayrak disalati di Masjid Waechtersbach, Main-Kinzig-Kreis, Negara Bagian Hesse, Jerman. Hadir dalam acara pemakaman tersebut Gubernur Hesse Volker Bouffier dan duta besar Turki.

Mayoritas pelayat tidak mengenalnya secara personal, namun tahu keberanian yang ditunjukkan Albayrak. “Malaikat kami telah pergi ke surga. Tuhan selalu mengambil yang Dia sayangi lebih dulu dan kami menerima bahwa ini adalah kehendak-Nya,” ujar Yasin Albayrak, 51, paman Tugce Albayrak.

Albayrak menjadi perbincangan di Jerman atas aksi heroiknya menolong sesama. Pada 15 November lalu, gadis berdarah Turki-Jerman itu mendengar suara minta tolong dari dua gadis di toilet McDonald di Kota Offenbach. Ternyata dua gadis tersebut diperlakukan tidak senonoh oleh beberapa pemuda. Albayrak lantas menolong dan dua gadis itu pulang dengan selamat.

Namun, nasib malang menimpa Albayrak. Salah seorang pelaku kembali dan menyerangnya di tempat parkir. Albayrak dipukuli, termasuk di bagian kepala. Dia jatuh dan koma. Sejak saat itu, Albayrak hidup dengan alat bantu.

Namun, karena kondisi Albayrak tidak kunjung membaik, Jumat lalu (28/11), tepat pada hari ulang tahunnya, orang tuanya memutuskan untuk mencabut alat-alat yang menyokong hidup anaknya.

Tugce Albayrak dishalatkan

Seorang pria berusia 18 tahun yang diduga sebagai pelaku telah ditahan dan menjalani interogasi. Petisi online yang mendesak Presiden Joachim Gauck menganugerahi Albayrak dengan tanda kehormatan atas keberaniannya ditandatangani 170 ribu orang.

Kanselir Angela Merkel bahkan mendukung petisi tersebut. Berbagai media di Jerman menganggap Albayrak layak menjadi contoh bagi warga lainnya. Yaitu, tidak segan menolong meski tidak saling mengenal. Dia juga dijuluki sebagai malaikat serta simbol keberanian warga sipil.

tugce albayrak-muslimah wafatSumber: http://www.jpnn.com/read/2014/12/05/273749/Pahlawan-Muslimah-Jerman-Itu-Diantar-ke-Alam-Keabadian-

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.