Siksa Wanita yang Suka Menggunjing

Al-quran surah Al-Hujurat ayat 12, dengan tegas Allah berfirman, “Janganlah diantara kalian menggunjing antara satu dengan yang lain; apakah diantara kalian suka makan daging saudaranya yang mati! Pasti kamu merasa jijik melakukannya.”

Menggunjing (ghibah) atau dalam bahasa trend saat ini adalah bergosip merupakan perbuatan yang suka membicarakan masalah atau kekurangan orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut. Bila yang sesuatu yang digunjingkan tersebut tidak benar maka sudah termasuk ke dalam fitnah.

Azab Pedih Sang Penggunjing

Mungkin kisah ini sudah banyak kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, tapi semoga dapat menyadarkan kembali bahwa Allah akan membalas dosa orang-orang yang suka menzalimi saudaranya sendiri.

Rani dan Nita adalah dua orang wanita yang bekerja pada perushaan yang sama. Rani memiliki paras yang cantik, penampilan yang modis dan memiliki banyak teman. Rani sudah terbiasa menjadi pusat perhatian karena pesona dan kecantikannya. Sedang Nita adalah gadis biasa yang rajin dan cerdas dalam pekerjaannya.

Pada pemilihan posisi Kepala HRD baru, manager perusahaan memberikan amanah kepada Nita untuk menduduki posisi tersebut. Menurut manager, Nita memiliki kemampuan memimpin, integritas dan tanggungjawab pada perusahaan. Nita pun menerima amanah ini dengan senang dan rendah hati.

Rani merasa bahwa posisi kepala HRD seharusnya diberikan padanya bukan pada Nita. Tetapi tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengubah keputusan manager. Mulai saat itu, Rani mulai tidak menyukai Nita. Setiap gerak gerik Nita dijadikan bahan gosip untuk mencari-cari kesalahan Nita.

Di belakang Nita, Rani membicarakan hal-hal buruk tentang diri Nita kepada teman-teman kantor misalnya gaya pakaian Nita yang terlalu kuno, Nita tidak tahu cara mendisiplikan pegawai, Nita tidak menjalankan pekerjaan sesuai SOP dan lain-lain. Gosip-gosip mengenai Nita pun cepat menyebar di dalam kantor dan menjadi bahan pembicaraan hangat bagi pegawai-pegawai malas dan tidak punya kerjaan.

Suatu malam Rani bermimpi buruk, ia melihat tubuhnya terbakar hidup-hidup seperti dipanggang dalam tungku besar. Daging tubuhnya itu kemudian dipaksakan masuk ke dalam mulutnya sendiri. Rani melihat dirinya memakan daging tubuhnya sendiri. Mimpi buruk dan menjijikkan ini tak bisa dilupakan sampai berhari-hari, Rani dihantui ketakutan yang amat dalam.

Dalam ketakutannya, ia teringat pada dosanya kepada Nita. Rani tidak mau hidup dalam perasaan cemas sepert ini. Dengan rasa malu dan bersalah Rani menemui Nita dan meminta maaf. Rani sadar bahwa mimpi tersebut adalah teguran dari Allah pada dirinya.

Kisah kisah muslimah

Rasulullah saw pernah menjelaskan pada sahabat-sahabatnya bahwa dosa seorang penggunjing lebih berat daripada dosa seorang pezin4. Dosa pezin4 bisa mendapat ampunan dari Allah SWT ketika ia bertaubat, tetapi dosa seorang penggunjing tidak akan mendapat ampunan bila orang yang digunjingkan atau dirugikan tersebut belum memberi maaf.

Di jaman modern sekarang ini, wanita-wanita muslim sangat rentan terjerumus dalam arus gosip yang tidak jelas. Mudahnya memperoleh akses informasi tanpa sumber yang akurat kerap menjadi bahan gunjingan. Hendaknya kita menjaga lisan ini agar terjauh dari siksaan api neraka. Apabila kita terlanjur menggunjing saudara kita, segeralah meminta maaf padanya. Tanamkan prasangkaan yang baik agar hati menjadi damai dan tenang.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.