Seputar Ilmu Zodiak, dan Mengikuti Ilmu Zodiak

Sahabat muslimah Indonesia, pernahkah Anda tergugah membaca, mengetahui zodiak Anda, dan mencari informasinya ? biasanya informasi terkait zodiak menyebutkan nama zodiak, menyebutkan dan mengarahkan pekerjaan yang tepat, kemudian menyebutkan kondisi dan nasib perjalanan asmara, sampai keuangan. Faktanya, informasi mengenai zodiak ini masuk dalam kategori paling dicari di dunia maya.

Pastikan sebelum mengerjakan sesuatu, kita mengetahui apa yang akan kita kerjakan. Jangan sampai, niat untuk memperbaiki diri, malah terjerumus kepada hal yang dilarang agama. Informasi harus kita bedakan antara pengetahuan dan ramalan. Pengetahuan tidak lepas dari empiri (pengalaman), skriptualis (apa yang diungkapkan dalam narasi yang bisa dipertanggungjawabkan) dan rasionalis (masuk akal).

Ilmu zodiak tidak masuk dalam wilayah ilmu pengetahuan, tapi lebih kepada ramalan belaka. Zodiak adalah tanda bintang seseorang yang didasarkan pada posisi matahari terhadap rasi bintang ketika orang tersebut dilahirkan. Dalam Zodiak terdiri dari 12 rasi bintang, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces. Zodiak ini kemudian dijadikan sebagai ramalan nasib seseorang, yaitu suatu ramalan yang didasarkan pada kedudukan benda-benda tata surya di dalam zodiak (sumber Wikipedia).

Dalam islam, zodiak termasuk ke dalam ilmu nujum atau ilmu perbintangan. “Siapa yang mempelajari ilmu nujum berarti ia telah mempelajari cabang dari ilmu sihir, apabila bertambah ilmu nujumnya maka bertambah pulalah ilmu sihirnya.” Demikian sabda Nabi saw yang diriwayatkan imam Ahmad dengan sanad hasan. Hadis ini dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa ilmu nujum, termasuk zodiak merupakan bagian dari sihir (baca: cara beriman kepada Allah).

Manusia tak akan mampu mengetahui hal ghaib secara pasti, karena itu adalah kekuasaan Allah swt. Dalam surah an-Naml ayat 65, Allah berfirman, “Katakanlah: Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah.” Tak ada seorangpun yang dapat mengetahui apa yang akan terjadi besok, nasib manusia yang ada dalam rahim, dan kepatian yang diusahakn hari ini.

seputar_ilmu_zodiak_dan_hukum_zodiakZodiak sebagai ilmu nujum dan bahagian dari sihir berarti memastikan dirinya mengetahui hal gaib, dan ini sangat bertentangan dengan ayat Allah swt, persis sama yang dilakukan dukun dan ahli sihir. Zodiak sama saja dengan ramalan dukun. Hukum membaca ramalan bintang disamakan dengan hukum mendatangi dukun.

“Saya kan cuma membaca, sekedar menambah pengetahuan belaka”. Alasan ini yang sering kita dengar. Sahabat muslimah, jika membaca zodiak, dan membenarkan ramalan itu saja, maka hukumnya adalah haram, sholatnya tidak diterima selama 40 hari. Dalil yang menunjukan hal itu jelas “Barangsiapa yang mendatangi peramal, lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.” Sabda Nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Membaca saja diharamkan, maka jika mengikuti, maka dia menjadi kufur terhadap ajaran Rasul saw, “Barang siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun, lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kufur dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad saw”. (Hadits sahih Riwayat Imam Ahmad dan Hakim).

Ada banyak macam ilmu perdukunan yang dikemas lebih bersahabat terutama untuk remaja. Bukan hanya zodiak, ada Shio, Fengshui, dan Kartu Tarot. Kesemua hal ini hukumnya sama dengan ramalan zodiak.

Ketahuilah, salah satu rukun iman adalah iman kepada qadha dan qadar, ketntuan nasib baik dan buruk serta ukurannya. Semua sudah tercatat. Ketentuan itu bisa berubah dengan doa dan ikhtiar, bukan dengan mengikuti ramalan zodiak dan sejenisnya.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.