Perbedaan Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar

Bagi sahabat muslimah, mungkin sering mendengar beberapa kata tapi dipahami maknanya satu saja. Misalnya saja, kata kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar. Dalam web inipun demikian, terkadang penulis menggunakan kata hijab, kadang menggunakan kata jilbab, kerudung, kadang pula memakai keduanya untuk makna yang sama. Pengguanaan kata itu tentu sesuai peruntukan masing-masing (baca: alasan wanita berhijab).

Sebenarnya ada beberapa kata mirip, tapi dari sisi makna berbeda. Sehabis lebaran tadi, sepupu penulis bertanya, “Apa perbedaan kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar? Saya tanya balik, emang penting untuk diketahui. Katanya sih penting, takut salah, katanya.

Selama ini, yang membedakan antara kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar, hanya dari bentuknya saja. Untuk tujuan dan fungsi, maka disesuaikan dengan tujuan utamanya, yakni menutup aurat. Mari kita lihat perbedaan masing-masing. Lihat contoh dalam gambar;

Pertama, Kerudung. Kerudung murni dari bahasa Indonesia. Dalam bahasa al-Quran, kerudung disebut khimar, disebut dalam surah an-Nur. Khimar berarti kain penutup kepala, leher sampai dada wanita. Sama dong dengan jilbab? Tidak juga, perbedaan kerudung dan jilbab terletak pada bentuk. Kerudung terpisah dari pakaian lain, baik warna maupun corak, sedangkan jilbab, biasanya menyeluruh menjadi busana muslimah. Corak tak terpisah antara penutup kepala dan busana lain.

Kerudung

Kedua, Jilbab. Jilbab berasal dari bahasa Arab. Dalam al-Quran disebut dalam surah al-Ahzab. Dalam kamus bahasa Arab, jilbab berarti pakaian lapang, lebar, tidak ketat, yang menutup seluruh aurat wanita, kecuali muka dan telapak tangan. Dalam bahasa Indonesia, kata jilbab terkadang disamakan dengan kerudung, padahal berbeda. Perbedaan kerudung dan jilbab ada pada coraknya. Seperti halnya, kerudung (khimar), jilbab hukumnya wajib bagi muslimah sebagai bentuk keimanan dan ketaatan.

Jilbab

Ketiga, Hijab. Hijab juga berasal dari bahasa Arab yang di-Indonesia-kan. Hijab dalam kamus bahasa Arab, berarti penghalang, tabir, dan penutup. Dari fungsi, hijab menurut bahasa, fungsinya menghalangi, menjadi tabir penghalang yang terbuat dari kain. Perbedaan antara jilbab dan hijab, ada pada fungsinya. Al-Allamah Syeikh al-Bani mengatakan, “Setiap Jilbab adalah Hijab, tetapi tidak semua Hijab itu Jilbab.” Maksudnya, terkadang wanita menggunakan kerudung, jilbab, tapi kain yang terpasang tidak menjadi penghalang baginya dari pandangan orang lain yang dilarang dalam syariat.

 

hijab

Keempat, Purdah, biasa juga disebut Burdah. Dalam bahasa Arab berarti pakaian luar, tirai, dan hijab. Perbedaan antara purdah dan hijab ada pada bentuknya. Biasanya purdah atau burdah dikenakan setelah mengenakan jilbab atau hijab. Muslimah biasanya mengenakan jilbab, di bagian luarnya masih mengenakan kain tirai lagi yang sengaja dikenakan, entah sebagai perhiasan atau bagian dari hijabnya. Itulah Purdah.

purdah

Kelima, Cadar atau Niqab. Niqab adalah purdah yang menutupi bagian muka kecuali mata. Bahkan di beberapa negara, kain yang berfungsi sebagai Niqab, juga menutupi bagian mata, dari bahan kain tipis. Ulama berbeda pendapat mengenai hukum menggunakan Niqab atau cadar. Bagi penulis memilih sunnah. Sunnah bagi muslimah mengenakan cadar.

cadar

Selain kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar, terdapat pula busana penutup aurat, yaitu Mukena atau Rukuh. Busana ini digunakan khusus saat muslimah melaksanakan shalat. Mukena atau rukuh awalnya tidak ada dalam literatur kamus busana muslimah. Kebiasaan muslimah Indonesia menamai pakaian mirip hijab saat shalat kemudian disebut mukena. Dalam bahasa Arab mukena berasal dari kata miqna’ah yang artinya sama dengan kerudung. Perbedaannya ada pada model. Mukena adalah kerudung yang sedikit panjang.

Antara kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar, yang mana bisa dijadikan sebagai mukena. Jawabannya tentu hijab. Hijab bisa berfungsi sebagai mukena, karena menutup seluruh aurat wanita. Hijab sebagai mukena tentu bisa dikreasi dengan purdah dan cadar.

perbedaan kerudung, jilbab, hijab, purdah dan cadar

Nah, mudah bukan memahamai perbedaan kerudung, jilbab, hijab, purdah, dan cadar? Intinya bagaimana kain penutup itu bisa menjadi penutup aurat bagi muslimah sesuai petunjuk syariat. Perbedaan nama memang penting, tapi yang terpenting adalah tujuan kerudung, jilbab, hijab, purdah dan cadar itu. Lihat dalam surah al-Ahzab ayat 59 untuk perintah berjilbab, surah an-Nur ayat 31 untuk perintah mengenakan kerudung. Jika berfungsi sebagai penghalang dari maksiat sesuai tujuannya, itulah hijab. (baca juga: cara mengajak wanita berjilbab)

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.