Muslimah Dipeluk Tentara AS, Lalu ?

Baru-baru ini dikabarkan seorang muslimah tengah dipeluk tentara AS. Memang benar meskipun hanya sekedar dalam sebuah papan iklan atau billboard yang menunjukkan gambar tersebut, namun cukup menimbulkan kontroversi besar dan ramai diperbincangkan di Amerika Serikat sendiri.

Green Pharmaceuticals, perusahaan farmasi menjadi pusat perhatian publik karena merupakan sebagai pemasang iklan berbasis di CA. Iklan dengan papan gambar tersebut merupakan iklan SnoreStop atau obat untuk menghentikan dengkuran saat tidur. Terlihat gambar di papannya merupakan sepasang suami istri yang saling berpelukan dengan si wanita yang mengenakan cadar.

Yang menjadi permasalahannya adalah dalam iklan tersebut tidak ada gambar produk yang dipromosikan. Hanya gambar tersebut dengan kalimat yang mengatakan bahwa produk tersebut menjaga pasangan untuk senantiasa bersama. Banyak yang menganggap itu pelecehan tentunya. Namun dibantah oleh Melody Devemark selaku wakil presiden dari perusahaan tersebut, “jika ada pihak yang menganggap itu adalah sebuah cara untuk melecehkan muslimah atau bahkan bersifat rasis, itu salah” katanya.

Munculnya kejadian yang diduga kuat merupakan bentuk pelecehan muslimah, membuat perusahaan sempat kesulitan dalam menempatkan papan iklan tersebut di lokasi-lokasi tambahan yang sudah direncanakan karena banyaknya perusahaan iklan yang menolak karena kontroversi dan konten iklan tersebut.

Respon yang muncul pun beragam. Yang lebih ekstrim lagi mengatakan bahwa mereka tidak akan membeli produk tersebut. Beberapa orang bahkan menulis di wall Facebook milik SnoreStop untuk mengungkapkan bahwa iklan yang telah dibuat merupakan hal yang ofensif. Tidak sedikit pula yang mengatakan iklan tersebut sangatlah rasis dan bagi salah satu warga Irak, mereka teringat dengan kekejaman yang telah dilakukan tentara yang telah membunuh banyak warga dari wanita muslim sampai anak-anak.

Lantas bagaimana dengan tanggapan kita? Apa anda merasa tidak terima?

Berbicara tentang muslim dan Amerika, selalu menjadi bahasan yang menarik. Pasalnya, Islam memang merupakan salah satu agama yang berkembang dan mulai diminati di sana, namun menghadapi banyak tantangan dalam pengembangannya beberapa tahun terakhir. Seperti yang pernah diceritakan dalam salah satu film Bollywood yang pernah diangkat dari kisah nyata yang menceritakan kehidupan seorang lelaki muslim dan keluarganya. Betapa islam dikenal sebagai negara teroris karena pemboman yang dilakukan dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat islam dikenal sebelah mata.

Namun, bagi penulis, dalam menghadapi wacana seperti ini tidaklah sebuah hal yang ruwet. Bahkan tidak perlu dibuat ruwet karena secara logis kita memang tidak mengetahui niat dari iklan tersebut. Sedangkan agama sendiri mengajarkan untuk memiliki pemikiran yang positif, tidak cenderung negatif.

Melihat iklan tersebut, cukup saja kita mengambil kesimpulan bahwa itu adalah sebuah doa dimana setiap orang yang berbeda dapat saling bersama-sama menghormati dan menyayangi satu sama lain. Selama tidak ada tindakan kekerasan atau paksaan yang muncul, islam tidak mengajarkan memerangi atau melakukan kejahatan pada orang-orang non-muslim. Cukup mereka saja yang tidak akan pernah bisa mencium bau surga.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.