Merawat Rambut Muslimah Berjilbab, Gampang!

Bagi wanita, rambut adalah mahkota wanita, tapi tidak secara keseluruhan. Ada perbedaan melihat posisi rambut sebagai mahkora wanita. Bagi muslimah yang mengenakan jilbab, rambut merupakan salah satu aurat yang harus ditutupi. Semakin ditutupi, maka pasti akan semakin menarik. Tak jarang, wanita justru menjadikan jilbab sebagai tameng menyembunyikan tampilan rambutnya yang sebenarnya tidak menarik.

Untuk mempertahankan menariknya rambut, maka rambut muslimah berjilbab perlu perawatan agar terhindar dari pembohongan seperti yang diungkapkan di atas. Fakta ilmiah menunjukan, jika terlalu sering ditutup rambut akan lembab dan kurangnya sirkulasi udara dalam rambut sehingga bisa menimbulkan kerontokan dan mengundang ketombe.

Perlu dipahami, bahwa kerontokan rambut merupakan proses alamiah dan ilmiah rambut. Akan tetapi, jika berlangsung terus-menerus, kerontokan akan mengakibatkan kebotakan. Jika kerontokan rambut berkisar antara 80 hingga 100 helai per hari, ini masih dianggap wajar. Tetapi jika melebihi 100 helai rambut per hari, baru dikatakan tidak normal.

Kerontokan rambut tidak mutlak berasal dari jilbab yang senantiasa menutupi rambut. Banyak faktor yang menyebabkan kerontokan rambut. Di antaranya pemakaian shampo yang tidak tepat, sering dikuncir, atau langsung mengenakan jilbab segera setelah keramas tanpa mengeringkannya terlebih dahulu.

Bagi muslimah berjilbab, yang senantiasa menutupi rambutnya dengan jilbab biasanya mudah berkeringat dan sangat lembab. Terlebih jika wanita berjilbab ini mempunyai aktivitas yang sangat tinggi. Maka perlu melakukan keramas secara teratur. Dengan keramas akan memberikan efek penyegaran bagi rambut dan mengatur sirkulasi dari air yang membasuh rambut.

Kedua, dengan jilbab, akan membuat himpitan dengan waktu yang lama terhadap rambut. Untuk itu, muslimah berjilbab agar rajin menyisir rambut minimal 3x dalam sehari, dan lebih sering lebih baik. Selain itu, dengan menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijitan kulit kepala, yang berarti dapat membantu kelancaran peredaran darah.

Ketiga, saat berjilbab, sedapat mungkin menghindari dempetan rambut yang kencang. Di sinilah hikmah agar tidak memakai jilbab yang ketat. Demikian juga wanita yang memakai jilbab dan mengikat rambutnya dengan kencang akan mengurangi optimalnya sirkulasi udara pada rambut. Terkait hal ini, agar menghindari memakai jilbab saat rambut dalam keadaan basah. Karena akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok.

Kesimpulannya, penyebab rambut rontok bukanlah karena jilbab. Pemakaian jilbab yang benar ditambah perawatan rambut tepat dan berkala dapat menghindarkan kerontokan rambut bagi siapapun, termasuk muslimah yang menggunakan jilbab.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.