Menyambut Kehadiran Buah Hati

Salah satu tujuan dari pernikahan adalah melahirkan generasi penerus yang berguna bagi bangsa negara dan agama. Kehadiran buah hati adalah bukti awal kalau tujuan pernikahan akan segera tercapai. Untuk itu, kehadiran buah hati, layak mendapat penghargaan, sambutan. Namun demikian, sambutan yang dilakukan tidaklah boleh keluar dalam jalur tujuan kehadian buah hati itu sendiri.

Islam telah mengatur semua itu, bahwa kehadiran buah hati termasuk kegembiraan yang patut dirayakan. Namun perayaan tidak semestinya dalam bentuk pesta. Ada beberapa hal telah digariskan dalam Islam terkait menyambut buah hati. Berikut detilnya;

Pertama: bersyukur. Banyak pasangan yang belum dikaruniakan buah hati. Setahun, bahkan sepuluh tahun usia pernikahan, tanda berupa kehamilan belum juga muncul. Olehnya itu, bersyukur atas kehadiran buah hati adalah sesuatu yang patut. Caranya, dengan emngucapkan hamdalah dan mempersiapkan diri untuk kelahirannya.

Kedua: memberi nama yang baik. Hal ini dilakukan setelah kelahiran buah hati. Nama yang baik adalah nama yang memiliki arti baik, dan berisi harap terhadap anak dan kedua orang tuanya. Nama memiliki makna yang luas dan bisa menjadi doa. Memang tak jarang nama seseorang tidak sesuai dengan tingkahlakunya, tapi sedikit banyak bisa menjadi harapan dan doa bagi kedua orang tuanya. Berilah nama yang baik, tidak menyusahkan dan berisi doa bagi anak.

Ketiga: Mendoakan Buah Hati. Beberapa hadis menyebutkan bahwa salah satu bentuk medoakan kelahiran buah hati adalah mentahnik, yaitu dengan mengunyahkan kurma hingga lembut kemudian memasukkannya ke mulut bayi dengan diringi doa.

Keempat: Adzan di Telinga Bayi. Adzan di telinga bayi yang baru lahir adalah sunnah. Salah satu tujuannya adalah agar suara yang pertama kali didengar buah hati adalah kalimah Allah. Selain itu, hal ini juga disyariatkan dalam sunnah Nabi saw.

Kelima: Akikah. Akikah adalah menyembelih kambing dalam rangka menyambut kelahiran buah hati. Penjelasan detil tentang hikmah akikah dapat dilihat dalam tulisan menarik di sini. “Bayi laki-laki hendaklah diaqiqahi dua ekor kambing sedangkan bayi permpuan satu ekor kambing.” Sabda Nabi saw yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Tirmidzi.

Kelima point dalam menyambut kehadiran buah hati tadi wajib diketahui oelh kedua orangtua buah hati. Anak adalah penerus. Jika dari awal diperlakukan dengan benar, insya Allah juga akan melangkah dan berperilaku yang benar. Semoga bermanfaat.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.