Larangan Penting Buat Muslimah dalam Berhubungan Badan

Berhubungan badan adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh pasangan suami istri. Berhubungan badan umumnya bertujuan untuk memberikan keturunan pagi pasangan tersebut. Tapi di sisi lain, berhubungan badan juga bertujuan untuk menyalurkan syahwat atau nafsu diantara suami istri sehingga kepuasan batin dapat terpenuhi. Dalam melakukan hubungan badan, tidaklah boleh secara sembarangan karena ada adab yang harus dipatuhi baik anjuran maupun larangan, terutama bagi mereka kaum muslim.

Bagi muslimah, berhubungan badan memiliki aturan-aturan yang telah dituangkan dalam hadis. Selain dapat menunjukan iman kita kepada Allah, aturan mengenai larangan dalam berhubungan badan beberapa diantaranya juga dapat menjaga kesehatan atau mampu mencegah tubuh dari berbagai penyakit berbahaya.

Seorang muslim yang beriman akan senantiasa memperhatikan aturan-aturan yang berlaku ketika berhubungan intim. Aturan berhubungan badan muslimah inilah yang mampu mengantarkan mereka menjadi seorang yang beriman agar hubungan berhubungan badan yang ia lakukan bersama pasangan mendapatkan ridha dari Allah swt. Ingin tahu lebih jauh mengenai beberapa batasan buat muslimah dalam berhubungan badan ? Mari kita simak ulasannya sebagai berikut:

Pertama: Dilarang melakukan berhubungan badan saat siang hari puasa

Aturan buat muslimah saat berhubungan badan ini tidak hanya berlaku ketika puasa bulan Ramadhan saja melainkan juga puasa qadha, puasa nazar, dan puasa karafah. Melakukan hubungan berhubungan badan selama puasa sangat dianjurkan ketika malam hari.

Kedua: Dilarang melakukan berhubungan badan saat menjalankan ibadah haji

Aturan buat muslimah saat berhubungan badan kedua ini tertuang dalam surat al-Baqarah ayat 197. Larangan ini berlaku hingga selesai melakukan tahallul kedua, yaitu thawaf ifadhah.

Ketiga: Dilarang melakukan berhubungan badan ketika suami menzhihar istrinya.

Menzhizar merupakan ucapan dari suami yang bertujuan mengharamkan suami menyetubuhi sang istri dengan menyamakannya seperti berhubungan intim dengan ibunya sendiri.

Keempat: Dilarang melakukan berhubungan badan ketika istri sedang haid atau nifas.

Aturan buat muslimah dalam berhubungan badan yang keempat adalah seorang suami haram hukumnya menyetubuhi istri ketika sedang haid atau nifas hingga istri telah suci kembali. Hal tersebut seperti tertuang dalam firman Allah pada surat al-Baqarah ayat 222. Bahkan secara medis, berstubuh ketika istri sedang haid atau nifas rentan menimbulkan berbagai macam penyakit kelamin.

Kelima: Dilarang menyetubuhi istri melalui dubur

desain pakaian musliam terbaru (15)

Ilustrasi

Aturan dalam berhubungan badan muslimah yang kelima ini dikarenakan, bahwa dubur bukanlah tempat untuk melakukan hubungan intim. Dubur juga menjadi tempat bersarangnya kuman dimana bukan tidak mungkin dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Nah itulah beberapa aturan buat muslimah dalam berhubungan badan yang wajib diketahui. Seorang muslim yang baik sangat dianjurkan mematuhi aturan-aturan tersebut agar dapat lebih tenang dalam menjalankan berbagai ibadah maupun menjauhkan diri mereka dari sumber penyakit.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.