Kenapa Wanita Memakai Hijab ?

Mungkin dari kita kadang merenung, kenapa sih wanita memakai hijab, dan itu wajib. Maka, tulisan ini membahas dimensi yang berbeda tentang jilbab, sebagai jawaban atas pertanyaan itu, dalam memahami esensi dari keberadaan seseorang seperti yang dijelaskan dalam Islam (baca: 3 alasan wanita memakai hijab).

Pertama, Hijab sebagai bentuk ketaatan. Seorang muslim percaya bahwa tujuan sejati mereka dalam hidup adalah untuk menyembah Allah sesuai dengan petunjuk-Nya, sebagaimana terungkap dalam kitab suci al-Quran dan melalui ajaran Muhammad, nabi terakhir dari Islam. Ibadah dalam Islam adalah konsep holistik yang mendorong kesadaran Tuhan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, dari amal dan bertetangga doa dan transaksi jujur ​​dalam bisnis. Pakaian merupakan aspek integral dari ibadah dalam Islam juga.

Perintah untuk memakai hijab jelas tertuang dalam al-Quran sudah an-Nur ayat 31. Ketika Allah menurunkan ayat ini, para sahabat perempuan Nabi saw segera melaksanakan perintah ini, dengan semangat yang sama yakni ketaatan. Logika sederhananya, segala sesuatu yang dipercayai apalagi diyakini, pasti mengikuti seluruh perintah yang keluar dari siapa yang dipercayai itu.

Kedua, hijab adalah pilihan pribadi. Dalam Islam, tak ada paksaan sama sekali, untuk semua aspek. Kenapa wanita wajib memakai hijab? Karena wanita itu sadar, bahwa hijab bermanfaat bagi dirinya sendiri.

Semakin hari, terbukti kalau wanita yang memakai hijab akan kelihatan semakin cantik, anggun dan jauh dari kesan nakal. Kesan tak boleh disepelekan, meski kesan tidak bisa meniscayakan fakta. Toh masih banyak wanita berhijab tapi tak didukung dengan akhlak sesuai ajaran islam.

Katherine Bullock, seorang muallaf asal Kanada menyatakan, “Bagi saya, memimpin hingga keputusan untuk memakai hijab lebih sulit daripada benar-benar memakainya. Saya menemukan perasaan kesopanan saat memakai hijab.” (baca: manfaat memakai hijab)

Ketiga, wanita memakai hijab sebagai bentuk kekuatan iman. Beberapa wanita muslim didiskriminasi di tempat kerja, demikian pula mereka mendapat komentar buruk secara emosional. Namun muslimah yang mendapat perlakuan seperti itu justru semakin bertekad dan merasakan kekuatan iman yang luar biasa.

Aminah Assilmi, yang masuk Islam pada tahun 1977, pernah ditanya tentang mungkinkah dia akan keluar di depan umum tanpa jilbab dan dia menjawab, “Saya tidak pernah mengira kalau ibunda Maria, ibu Yesus sekalipun keluar dan mengumbar, memperlihatkan rambutnya.”

Keempat, Kesederhanaan. Tak hanya dari sekedar berpakaian, jilbab mencakup perilaku sederhana, sopan santun dan bijak. Kerendahan hati batin seperti yang diperagakan melalui etika dan moral melengkapi pentingnya tabir fisik.

Dari kesopanan inilah wanita yang memakai hijab terhindar dari keinginan tak bertanggungjawab dari orang lain terhadap dirinya. Jilbab bukan untuk menahan keinginan terlarang pria, tapi jilbab melahirkan kesopanan, dan kesopanan itulah yang menyentuh perasaan pria (baca: muslimah tercantik di dunia).

Sumber gambar: detik.com

Sumber gambar: detik.com

Sahabat hijaber Muslimah, empat jawaban kenapa wanita memakai jilbab, mungkin salah satu dari alasan Anda memakai hijab selama ini. Sebagai perempuan beragama, harus memiliki komitmen keimanan kepada Allah melalui penampilan, karena wanita memiliki perjalanan spiritual seumur hidup mereka. Sayangnya, wanita terkadang lebih suka tampil misterius dan tidak terbiasa mencoba memahami makna keagamaan.

Ajaran Islam meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, baik dari masuk WC, sampai masalah kepemimpinan. Apalagi kalau hanya masalah hijab. Hijab, sebagai penutup kepala dikenakan oleh muslimah merupakan manifestasi sebagai bentuk komitmen batin untuk menyembah Allah.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.