Isteri Kepala Negara yang Berhijab

Sahabat muslimah, tahukah Anda isteri kepala Negara yang berhijab? Tak banyak loh… Mereka bisa dijadikan tauladan. Tauladan pertama adalah sifat zuhud. Di tengah gelimang harta dalam balutan kekuasaan suaminya, wanita muslimah ini tetap berhijab sederhana tapi tampil layaknya isteri kepala Negara. (baca juga: wanita berjilbab tapi t3lanjang)

Tauladan kedua, adalah ketaatan. Kekuasaan suami adalah ujian. Banyak yang terlena karenanya, tapi tidak bagi mereka. Meski ujian itu dihadapi mereka tetap kukuh pada keyakinan, ketaatan akan perintah berhijab. Perintah dari Tuhan termasuk perintah berhijab di atas segalanya. Meski beda dengan isteri kepala Negara yang lain, justeru mereka tampil unik dalam ketaatannya. (baca juga: gitaris Berjilbab)

Berikut isteri kepala Negara yang berhijab;

Pertama, Najlaa Mahmud

Najlaa Mahmud adalah ibu rumah tangga, suami dari Dr Muhammad Mursi. Mursi adalah Presiden terpilih Mesir yang kemudian dikudeta oleh angkatan bersenjata Mesir. Najlaa Mahmud lahir di desa Ain Syams, sebelah timur Kairo, pada tahun 1962.

Ditakdirkan menjadi isteri seorang Presiden, Najlaa hidup seperti biasanya seorang ibu rumah tangga dan salah satu ikon isteri kepala Negara yang berhijab. Ketaatan pada suami ditnjukan di awal pernikahan mereka. Najlaa rela meninggalkan kuliahnya dan ikut suami tinggal Amerika Serikat (AS).

Dalam hidup kesehariannya, Najlaa sibuk berdakwah dan mengurus anak, tidak seperti ibu negara yang lain. Bahkan Najlaa menolak dikatakan sebagai Ibu Negara. Ia lebih suka dipanggil ibu saja, atau ibu rumah tangga pengurus anaknya. Sangat berbeda dengan Jihan Sadat, istri mantan presiden Anwar Sadat dan Suzan Mubarak, istri mantan presiden Husnui Mubarak. Najlaa tidak ikut urusan politik suaminya. Najlaa lebih suak dipanggil dengan Ummu Ahmad atau Al-Ukh Najlaa atau Hajjah.

Sebagai muslimah yang taat sekaligus Isteri Muhammed Mursi, Presiden Mesir, dalam keseharian, Najlaa selalu mengenakan hijab. Berbeda dengan Ratu Nariman, istri almarhum Raja Mesir King Farouk, hingga Suzzane Thabet Mubarak istri Husni Mubarak, tak ada yang berhijab.

Najlaa Mahmoud

Kedua, Hayrunnisa Gul

Suami dari Abdullah Gul ini lahir 18 Agustus 1965 di ─░stanbul, Turki. Dipersunting ketika masih berusia 15. Dari hasil pernikahannya dengan Presiden Turki ini, mereka dikaruniai dua putra, yakni Ahmed Munir, dan Mehmed Emre. Serta seorang putri, yakni Kubra.

Sebagai suami kepala Negara, Hayrunnisa Gul adalah salah satu isteri kepala Negara yang berhijab, dan tampil beda dengan isteri kepala negara lainnya. Dia lebih banyak turun ke Masyarakat dan melakukan reformasi sosial yang bertujuan mengatasi masalah-masalah seperti pendidikan, kesehatan dan hak-hak perempuan

Hayrunnisa Gul adalah wanita yang paling berani menentang pelarangan jilbab di berbagai negara, bahkan itu disampaikan di majelis Dewan Eropa. Oleh tindakannya itu, banyak yang menilai kepemimpinan suaminya, Abdullah Gul, sebagai presiden Turki, yang dianggap akan membawa Turki pada sistem negara Islam.

Dalam keseharian, Hayrunnisa Gul selalu berhijab. Hal ini sekaligus bentuk menentang kebijakan pemerintah sebelumnya yang melarang muslimah berhijab.

Kendati berjilbab, Hayrunnisa selalu tampil menawan. Ia membuang jauh anggapan bahwa jilbab identik dengan baju kedodoran, tak modis, dan kumuh. Ia tampil rapi, anggun, dan tetap dalam kaidah syar’iy. Namun lagi-lagi, ia selalu meminta agar jangan menilainya dari pakaian, tapi dari karya yang dihasilkan.

Hajjah Saleha Isteri Raja Brunei

Ketiga, Hajjah Saleha

Hajjah Saleha memiliki nama asli, Saleha Mohamed Alam, putri dan Muhammad Alam. Hajjah Saleha lahir pada 7 Oktober 1946. Menikah dengan raja Brunei, Hassanal Bolkiah, pada 29 Juli 1965, yang waktu itu masih berstatus pengeran atau putera mahkota Brunei Darussalam.

Lahir dari keluarga muslim kental dengan pendidikan khas keagamaan ala Brunei, Hajjah Saleha sejak kecil mengenakan hijab. Tak pernah sedikitpun hijab berpisah darinya, seperti kebiasaan gadis di Brunei Darussalam. Bahkan saat dia menjadi isteri raja Brunei.

Tak banyak referensi yang menyebutkan kiprah Hajjah Saleha di dunia politik dan sosial bersama suaminya. Satu hal yang penting, bahwa selain menjadi ratu Brunei Hajjah Saleha tetap anggun dengan hijabnya dan menjadi teladan isteri kepala Negara yang berhijab di Asia.

Hayrunnisa Gul

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.