Ini Pengertian, Manfaat, dan Cara Taaruf

Islam tidak pernah mengajarkan, memerintahkan pacaran, bahkan melarang dan memrintahkan untuk menjauhi hubungan yang dilarang antara lawan jenis, sedangkan pacaran sangat dekat dengan hubungan yang dilarang antara lawan jenis. Islam bukan berarti tidak memberi solusi. Soluisnya adalah taaruf. Istilah taaruf masih asing terutama di kalangan pemuda dan pemudi masa kini. Artikel ini akan menjelaskan makna taaruf baik dari segi bahasa maupun istilah.

Taaruf berasal dari akar kata bahasa Arab ta’aarafa – yata’aarafu dengan gerund ta’arufan yang berarti saling mengenal atau berkenalan. Ditilik dari arti ini, pada dasarnya kata taaruf sama artinya dengan berkenalan dalam bahasa Indonesia, yaitu berkenalan dengan orang baru/orang asing, baik itu teman, tetangga, maupun kenalan di perjalanan. Bukan berarti sekadar mengalami penyempitan makna, arti taaruf memang bermakna lain, tergantung subjek yang terlibat di dalamnya.

Dari akar kata tersebut yang beararti perkenalan , muncullah makna taaruf secara istilah menjadi dua macam. Pertama, perkenalan dengan orang baru dalam menciptakan tali persaudaraan. Kita sebagai umat muslim memang dianjurkan mengenal sesama ciptaan Allah agar dapat berbuat baik dan saling menyayangi. Dengan perkenalan, kita dapat memiliki banyak teman, bahkan saudara yang nantinya akan menjadi ladang amal bagi kita. (Baca: Kenapa muslimah harus menikah)

Kedua, taaruf dengan makna bertemu lawan jenis untuk menjadi pendamping hidup tentunya dengan/ bersama muhrimnya. Inilah arti taaruf yang lebih akrab di telinga kita. Memang ada batasan atas perkenalan yang terjadi antara pria dan wanita yang bukan muhrim. Untuk itulah Islam menganjurkan agar para muslimah mengenakan jilbab supaya lebih mudah dikenali dan menjaga kehormatan diri. Berbaur dan bercampur dengan lawan jenis selalu dapat mendatangkan fitnah dan niat jahat untuk berbuat dosa.

Taaruf untuk istilah kedua inilah yang biasanya menunjukan keseriusan untuk menikah. Dalam artian tak ada ada taaruf (pertemuan) yang tujuannya bukan untuk pernikahan. Begitu sakralnya pertemuan antara muslimah dengan lawan jenisnya. Pertemuan dalam islam adalah dalam batas-batas yang tidak melanggar aturan Islam dan dilakukan dalam rangka menindaklanjuti ke jenjang lebih serius dalam menunaikan sunnah Nabi dan menyempurnakan ibadah kepada Allah.

taarufSahabat muslimah, lalu apa manfaat taaruf? Manfaat taaruf adalah menunjukan keseriusan pria dalam mengenal wanita. Taaruf menjadi penegas yang menekankan adanya keseriusan dari pihak laki laki. Tidak ada main-main, apalagi niat berpacaran jika seseorang sudah memutuskan untuk taaruf. Terlebih, proses taaruf akan melibatkan berbagai pihak, seperti guru mengaji, orang tua, atau lembaga. (Baca: 5 rahasia wanita)

Manfaat taaruf selanjutnya adalah mendapatkan jodoh sesuai kriteria yang diinginkan. Dalam pertemuan taaruf, di situlah pasangan saling melihat calon suami/isteri masing masing lebih awal tentu dalam koridor saling menutup aurat. Ketika menemukan pasangan yang tidak sesuai kriteria, kita dapat berhenti berproses tanpa perlu merasa sedih dan drama berlebihan. Asalkan alasan yang dikemukan juga berdasarkan nalar dan syariat agama.

Taaruf juga memiliki manfaat lain selain menjauhkan kita dari kemungkinan berbuat hubungan yang dilarang antara lawan jenis dan fitnah, yaitu membuat kita meyakini bahwa Allah telah menyiapkan jodoh untuk tiap hamba-Nya. Arti taaruf sebagai perkenalan hendaknya dimaknai baik-baik sebagai tindakan yang tidak melenceng dari batasan. Menemukan saudara dan teman baru adalah rezeki, begitu pun dengan jodoh yang baik.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.

One Response

  1. author

    Arti taaruf9 months ago

    Terima kasih untuk artikelanya. Menambah ilmu tentang taaruf. Semoga artikelnya banyak dibaca orang agar bisa menjadi amal jariyah bagi mba.

    Reply

Leave a Reply