Hijab dari Masa ke Masa

Hijab, dulu kita belum akrab dengan kata ini. Kita seringkali mengetahui kata jilbab. Jilbab adalah satu diantara type baju muslimah yang digabungkan dengan baju muslim atau mungkin baju panjang yang lain. Memakai jilbab pada intinya yaitu keharusan untuk wanita muslim. Walau tetap beberapa wanita muslim yang belum memakai jilbab.

Jilbab, dari masa ke masa tercatat mengalami perubahan apabila dilihat dari sisi fashion. Karena perubahan inilah, sebutan ‘hijab’ jadi lebih popular. Hijab mempunyai ciri fashion yang lebih kental dibanding jilbab pendahulunya. Sebelum saat berkembangnya dunia mode muslimah dalam 2-3 th. paling akhir, jilbab berkesan lebih simpel serta apa ada. Sesaat hijab saat saat ini, tak perlu saat lama untuk keluarkan kreasi baru, style atau mungkin motif baru serta tren teranyar.

Senantiasa ada ketidaksamaan pendapat tentang hijab saat ini serta dahulu. Banyak yang menyampaikan bahwasanya hijab saat saat ini telah mulai melupakan dasar-dasar hijab yang syar’i. Umpamanya beberapa warna baju pastel yang cerah serta kreasi-kreasi jilbab yang unik serta tetap menggunakan baju yg ketat meskipun gunakan hijab. Ada yang memiliki pendapat bahwasanya kreasi hijab saat saat ini baik lantaran dapat bikin beberapa wanita muslim mau memakai jilbab? (baca: berjilbab telanjang)

Tahun 90-an, Indonesia pernah mempunyai style jilbab zaman dahulu. Yaitu dengan memakai ciput serta kerudung bersanding dengan style simple, style hijab sejenis ini jadi satu diantara yang menutupi aurat namun untuk golongan remaja ini tampak kuno.

Setelah itu, pernah popular di tahun 2000-an, jilbab yang semula terulur, diikat dibagian leher hingga terlihat lebih ringkas. Pernah popular sepanjang sebagian saat. Jilbab ini kerap dipakai oleh beberapa artis serta pada akhirnya ditiru oleh beberapa orang. Sedang mereka tak penuhi syar’i lantaran tak menutupi sisi dada mereka.

Style hijab yang penuh warna serta penuh kreasi yaitu hijab yang tren dalam 2 tahun paling akhir. Terlebih anak muda yang suka dengan beberapa hal yang baru serta fashionable. Style hijab sekarang ini bukan sekedar bermain dengan kreasi jilbab, tetapi juga baju yang makin beragam macam. Demikian moderen serta cantiknya style hijab ini hingga beberapa wanita yang suka memakainya. Walau tetap kerap dipertanyakan ketepatan syar’i-nya lantaran memakai kreasi jilbab, tetapi banyak yang berasumsi ini cuma adalah inspirasi yang baik untuk menggugah beberapa wanita muslimah berhijab.

Aku yg mana

Di dalam al-Quran surat an-Nur ayat 26, Allah berfirman “Wanita-wanita yang baik yaitu untuk lelaki yang baik serta lelaki yang baik yaitu untuk wanita-wanita yang baik (juga) ”.

Ya, sosok wanita yang baik dalam pandangan islam yaitu mereka yang mengerti serta mengamalkan nilai-nilai serta ajaran Islam dalam kehidupan setiap harinya.

“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke semua badan mereka. ” Yang sekian itu agar mereka lebih gampang untuk di kenal, karenanya mereka tak diganggu. Serta Allah yaitu Maha pengampun lagi maha penyayang. ” (al-Ahzab : 59)

Ancaman untuk golongan muslimah yg tak tutup aurat sesuai sama sabda Rasulullah : Dari Abu Hurairah ra, beliau berkata bahwasanya Rasulullah saw bersabda,

“Ada dua kelompok dari masyarakat neraka yang belum sempat saya tengok : Satu golongan yang mempunyai cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia serta beberapa wanita yang kenakan pakaian namun telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tak lagi masuk surga serta tak lagi mencium baunya, meskipun baunya tercium sepanjang perjalanan demikian serta demikian. ” (HR. Muslim no. 2128).

Well, yang manapun baju pilihan kalian, yakinkan untuk kembali pada kemauan prempuan wanita yang memakai baju hijab. Apakah cuma untuk ikuti tren atau mungkin betul-betul melakukan keharusan muslimah, seluruhnya kembali pada pemakainya.

Rate this article!
Hijab dari Masa ke Masa,3 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.