Hal Penting Sebelum Memulai Bisnis Busana Muslimah

Sejak tahun 2012 lalu, tren hijab menemukan momen emasnya. Wanita berhijab menggeser tren gaya berbusana lainnya. Hal ini kemudian memacu para desainer melirik lahan basah peluang bisnis busana muslimah ini. Bahkan mereka berharap, dari bisnis itu bisa menjadikan Indonesia menjadi pusat mode hijab muslimah dunia.

Tak hanya model muslimah berlatar niche muslimah seperti desainer Ida Royani dan Itang Yunasz yang mengusung busana muslim dengan gaya modern dan elegan, tapi juga banyak artis yang sebenarnya berlatar glamour, melirik bisnis busana muslimah ini. Kreasi dan model tren hijab menghasilkan banyak inspirasi serta inovasi gaya bagi muslimah secara luas. Pelak mengundang banyak konspirasi hijab. Hijab yang awalnya santun, kemudian dikemas dengan kesan glamor, yang mana hijab bukan lagi dimaknai sebagai busana muslimah saja, akan tetapi merambah ke fashion secara umum. (baca: kata kata mengajak berhijab)

Kondisi ini tentu memberikan pengaruh besar prediksi peluang bisnis hijab ke depan. Perkembangan fashion hijab menuai kebanggaan, harapan, sekaligus menuai kekhawatiran. Harapan besar akan peluang bisnis busana muslimah, dan kekhawatiran salah memaknai maksud pemakaian hijab bagi muslimah. Ini penting dipahami bagi pegiat bisnis busana muslimah, untuk mengukur peluang bisnis busana muslimah yang digelutinya.

Olehnya itu penting mengetahui hal yang menjadi poin utama sebelum memulai bisnis busana muslimah. Berikut detilnya;

Pertama, sebelum memulai bisnis busana muslimah hendaknya menentukan target usaha. Misalnya, ada orang membangun bisnis untuk kepentingan untung semata, ada juga untuk dakwah, dan ada juga untuk keduanya. Bagi mereka yang membangun bisnis busana muslimah hanya mengejar keuntungan semata, maka yakinlah apa yang dibangunnya tidak akan panjang, beda jika hal itu dibangun untuk kepentingan dakwah, pasti banyak disukai, usaha akan melahirkan langganan, yang tentu membuat bisnis menjadi panjang.

Olehnya itu, target bisnis busana muslimah yang dibangun berdasarkan keinginan dakwah dan mengejar keuntungan. Hal ini akan mempengaruhi barang yang dibisniskan. Pengelola bisnis dengan target dakwah akan senantiasa memelihara tujuan memakai busana muslimah pada bentuk barang yang dikemasnya.

Kedua, pilih paket bisnis yang long time. Ada banyak variasi busana muslimah, tapi sifatnya hanya sementara. Misalnya, busana lebaran, hijab model wisuda, hijab pesta, dan lain lain. Hindari paket seperti itu. Pilihlah barang yang sederhana tapi sifatnya jangka panjang. Misalnya jilbab segi empat, dan lain-lain.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ketiga, jika memungkinkan memasarkan busana muslimah untuk waktu tertentu, usahakan dalam bentuk paket. Misalnya, paket hijab pesta model bertumpuk-tumpuk, berlapis, menggunakan banyak aksesori, atau menggunakan banyak campuran warna. Dengan demikian, pelanggan akan merasa apa yang disediakan lengkap. Dari sisi keuntungan juga memadai, barang satu paket, tapi berisi beberapa hal yang terkait di dalamnya. (baca: busana muslim tercantik di dunia)

Satu hal penting lainnya selain hal tadi, yaitu menggaet pelanggan dengan memberikan keteladanan. Lakukan tiga poin penting dalam bisnis busana muslimah tadi, dan semuanya tergantung kemauan, modal, dan ikhtiar. Poin pertama adalah dasar dari poin berikutnya. Manfaatkan peluang tren busana muslimah dengan cara jitu. Selamat mencoba.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.