Cantik Itu Relatif ? Memahami Makna Cantik

Cantik, kata maha dahsyat yang dikejar wanita agar melekat padanya sebagai gelar. Tak semua wanita mendapat gelar cantik. Umumnya gelar cantik akan didapatkan jika yang memberi gelar memiliki kepentingan atas yang diberinya. Tak semua orang cantik. Hanya sebagian, kenapa? Karena cantik itu relatif (baca: menjadi cantik dan cerdas).

Lalu kenapa ada istilah cantik itu relatif? Mungkinkah Tuhan tidak adil, memberikan kepada wanita A kecantikan namun tidak bagi wanita B? Mari kita lihat cantik sebagai sifat terlebih dahulu. Bagaimana posisi cantik bagi wanita sebenarnya.

Kenapa ada istilah cantik murahan dan cantik gampangan, tapi tidak pernah ada istilah laki-laki murahan atau laki-laki gampangan. Dunia sepertinya masih memakai kacamata laki-laki. Cara berpikir dan cara pandang laki-laki, sehingga saat wanita terlahir tidak cantik, akan menjadi penyakit dan musibah tersendiri bagi pemilik paras dan orang sekitarnya. Sangat beda dengan laki-laki. Orang tak banyak pusing, jika laki-laki hadir tidak ganteng.

Dari sini kelihatan kesalahan cara berpikir, cara pandang manusia dari awal. Padahal Tuhan Maha Adil. Dalam sudah al-A’raf misalnya, perintah menutup aurat tidak hanya terhadap wanita, tapi juga terhadap laki-laki. Artinya, kecantikan wanita sebagai aurat dan harus dijaga, pun sebenarnya kewajiban itu juga ada pada laki-laki.

“Hai anak Adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian, untuk menutupi auratmu, dan pakaian indah untuk perhiasan, namun pakaian takwa lebih baik untukmu…”

Sahabat muslimah Indoneisa, seorang wanita tidak akan pernah merasa cantik atau tidak cantik, jika wanita itu tidak membandingkan dirinya dengan orang lain. Membayangkan dirinya harus menjadi wanita pujaannya, maka saat itulah dia merasa tidak cantik. Saat wanita tidak membandingkan dirinya dengan wanita lain, di saat itulah dia sebenarnya sudah menjadi cantik (baca: tips cantik luar dalam bagi muslimah).

makna-cantik-itu-relatif

Cantik itu relatif, jika yang mengukur adalah orang lain, karena semua orang memandang sesuatu dengan membawa masing-masing kepentingannya. Cantik tidak relatif, saat rasa seorang wanita mau menerima dirinya sendiri. Siapkan diri Anda agar senantiasa merasa ditegur kalau tak perlu membandingkan diri Anda dengan yang lain.

Terhadap perilaku cantik atau tidak ukurannya satu. Ukuran kecantikan wanita itu diungkapkan Rasul saw, “segala sesuatu itu ada penegurnya, dan penegur hati adalah rasa malu” Berarti cantik sebenarnya dan cantik yang tidak relatif itu adalah rasa malu.

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.