Batasan Hak Suami dalam Mencampuri Istri

Dalam kehidupan berkeluarga, ada hak istri dan adapula hak suami. Hak suami ketika mampu dilakukan oleh istri dengan penuh keikhlasan akan berbuah pahala. “Jika seseorang suami memanggil istrinya ke tempat tidur (untuk bercampur) lalu istrinya enggan sehingga suami tidur dalam keadaan marah, niscaya para malaikat akan melaknat si istri sampai pagi.” Demikian sabda Nabi saw yang diriwayatkna oleh Muslim.

Namun tentu hak suami ini ada batas yang tidak boleh dilanggar. Tidak serta merta, seorang suami semena-mena terhadap istrinya, dengan dalih hak. Suami punya hak, demikinapula istri, dan diantara hak keduanya ada batasan sekaligus menjadi larangan.

Batas hak suami dalam mencampuri istri ada dua yaitu; saat istri haidh dan saat istri sakit yang mana dengan bercampur, sakit itu akan bertambah parah.

Dari batas tersebut, solusi tepat adalah bercampur dengan istri tanpa panetrasi “Rasulullah memerintahkan kepadaku agar memakai kain sarung kemudian aku memakainya dan beliau menggauliku.” Demikian hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Aisyah ra.

Semoga dengan pembahasan mengenai batasan hak suami dalam mencampuri istri menambah pemahaman muslimah. Jika suami belum mempunyai pemahaman mengenai hal tersebut, hendaklah istri muslimah berusaha menjelaskannya dengan semampunya agar tidak terjerumus kedalam kekhilafan.

cerita cinta muslimah_8

Tags:
author

Author: 

I am a housewife. Has a husband and two sons. My job every day is as a teacher. I was born from a religious family, maintaining norms and decency. The habit of living above the norm is what makes me feel happy with my family.